rihants com blue

Kamis, 09 Juli 2015

KOMFIS? Komputer Grafis

Komputer grafis merupakan salah satu media yang kita gunakan dalam berarsitektur (menggambar). Pada semester ini kita diajarkan aplikasi autocad. Awalnya kita sama sekali tidak tahu bagaimana menggunakannya. Tapi seiring pelatihan akhirnya kita dapat menggunakannya.
Tugas komfis kali ini adalah pembuatan denah. Jadi denah yang telah kita buat pada mata kuliah SPA 2 ditransfer ke dalam autocad.



Berikut adalah produk saya dalam autocad:
KOMFIS

Struktur Konstruksi dan Sistem Bangunan (SKSB 2)



Pada mata kuliah SKSB 2 kita belajar mengenai struktur rumah tinggal 2 lantai, mekanika teknik dan pembuatan maket struktur.

Saat membuat rumah tinggal 2 lantai banyak hal yang harus diperhatikan baik dari segi struktur, pondasi, sanitasi, rencana atap, tangga dan sebagainya.

A.   Berikut adalah materi yang menjadi acuan dalam menyelesaikan tugas SKSB 2 rumah 2 lantai.







sumber: dari berbagai sumber



B. Tugas pendukung SKSB2 selanjutnya adalah tentang mekanika teknik dengan tugas besarnya analitis, grafik dan cremona.


link materi:


C.  Selanjutnya yaitu tahap pembuatan maket. Dari tugas rumah 2 lantai kita diminta untuk membuat maket struktur rencana atap.

Berikut hasilnya :





Arsitektur Vernakuler Indonesia


Pada mata kuliah Arsitektur Vernakular Indonesia (AVI) telah dibahas berbagai macam bentuk rumah adat. Diantaranya yaitu rumah adat Jawa (Joglo), Rumah Batak, Rumah Bali, Rumah Minang, Rumah Dayak, Rumah Toraja, dan Rumah Lombok. AVI adalah mata kuliah yang membahas tentang kearifan arsitektur tradisional. Disini kita belajar kontruksinya, struktur, ragam hias dan filosofinya.

Untuk tugas besarnya kita diberi arahan untuk melakukan pengamatan langsung rumah adat yang ada di Indonesia utamanya rumah Jawa (joglo). Dalam tugas ini kelompok saya yang terdiri dari 8 orang melakukan pengamatan rumah joglo di daerah Boja tepatnya di Dusun Pilang.


Berikut adalah hasil pengamatan kami:
LAPORAN PENGAMATAN

Selasa, 07 Juli 2015

Almost is Never Enough

I'd like to say we gave it a try
I'd like to blame it all on life
Maybe we just weren't right
We're lots alike
Lots alike


Apa lagi ini yang bisa kukatakan padamu? Biarlah saja, mungkin takdir memang sudah memutuskan seperti itu. Kau dan aku, tidak tertulis bisa bersatu. Padahal dulu kita sudah mencobanya. Padahal kita sama-sama memiliki rasa. Entahlah, aku tak ingin membahas sebabnya lagi. Aku sendiri bingung. Kita begitu cocok, begitu mirip, begitu saling melengkapi.

And we can deny it as much as we want
But in time our feelings will show
Cause sooner or later
We'll wonder why we gave up
But truth is, everyone knows


Semua teman kita tahu kalau kita saling mencintai. Mereka bilang dari bahasa tubuh kita saja sudah terbaca. Tapi selama itu, selama periode proses penyatuan kita, kita berdua selalu menyangkal perasaan kita masing-masing. Kita hanya tertawa jika ada yang bertanya. Kita bilang, biarkan waktu yang memutuskan, tanpa mencoba, tanpa berusaha. Kita menyerahkan perasaan pada takdir. Memang sih, banyak factor yang membuat kita melakukan penyangkalan itu. Sekarang, lihatlah. Hanya sesal yang kita hadapi setiap hari.

Oh, almost, almost is never enough
So close to being in love
If I would have known that you wanted me
The way I wanted you
Maybe we wouldn't be two world apart
But right here in each others arms
Well we almost, we almost knew what love was
But almost is never enough


Hampir saja tidaklah pernah cukup untuk dijadikan alasan. Kita begitu dekat, hingga saling jatuh cinta. Kita ternyata sama-sama memiliki rasa. Tapi kata itu tak pernah terucap, hingga menguap laksana asap. Aku menginginkanmu, sebesar kau menginginkanku. Andai dulu kukatakan kalau aku mencintaimu, mungkin kau tak kan pergi meninggalkanku. Kita akan terus bersama, merenda kasih yang tertunda. Kita hampir mengatakan perasaan, andai ego tak menghalang. Andai, andai, andai, tak ada gunanya lagi menyesal sekarang.

NATHAN SYKES
If I could change the world overnight
There'd be no such thing as goodbye
You'll be standing right where you were
And we'd get the chance we deserve


Jika bisa kuputar waktu, aku ingin kembali ke masa itu. Masa di mana kita masih bersama, menjalin hubungan kawan yang mesra. Akan kukatakan padamu kalau kau bukanlah sekedar kawan lagi bagiku. Sosokmu telah merasuk di hatiku. Kita mungkin takkan terpisah. Kita kan bersama merenda cinta. Harusnya kukatakan padamu dulu. Menyesal sekarang tak lagi berlaku.

Try to deny it as much as you want
But in time our feelings will show
Cause sooner or later
We'll wonder why we gave up
The truth is everyone knows

Kau bisa saja menyangkal kalau kau dulu juga mencintaiku. Tapi aku tahu. Matamu tak bisa berdusta, meski bibirmu tak mengucap cinta. Bahkan semua teman kita tahu hatiku hanya untukmu, begitupun dengan hatimu, hanya untukku.

Oh, oh baby, you know, you know baby
Almost, is never enough baby
You know


Oh, Kasihku, apa yang sudah kulakukan dulu? Melepasmu begitu saja. Andai dulu aku berkata, bahwa ada cinta di antara kita, kita kan bersama dan bahagia. Hampir saja kau jadi milikku andai egoku tak menuntut kau mengucapkan kata itu padaku terlebih dahulu.

Jumat, 19 Juni 2015

SIAPA MAHASISWA ARSITEK ITU????

Buat temen - temen yang mau masuk ke jurusan arsitektur ini nih gambaran - gambaran mahasiswa arsitektur.

Pasti yang denger kata "mahasiswa arsitektur" yang terlintas pertama yaitu "wahh keren". Tapi perlu extra kerja keras untuk menyandang julukan tersebut.

1.) Fase pertama


        Pasti diantara kalian ada yang ngeluh gak bisa gambar. Yang jelas, menggambar itu bisa dilatih kok. Seiring berjalannya waktu, tugas - tugas yang diberikan kepada kita menuntut kita untuk terus menggambar dan secara tidak langsung tugas itu lah sudah melatih kita untuk bisa menggambar. So, buang rasa takut kalian karena seorang arsitek dulu juga mengalami fase seperti kalian. Kita bukan orang seni yang dituntut untuk estetis dan bagus. Tugas kita adalah merancang yang penting gambar lengkap dan informatif.


2.) Fase kedua
      Setelah permasalahan gambar menggambar, masalah berikutnya yang timbul yaitu "tugasnya yang banyak". Masalah tugas, semua mahasiswa pasti punya tugas jadi jangan khawatir. Pasang daftar prioritas semua tugas yang Anda punya. Biasanya sih mahasiswa arsitektur mendapatkan 2 tugas yaitu tugas harian dan tugas besar, pokoknya berbeda dengan jurusan lain dah. Tugas harian didapatkan setiap pertemuan mata kuliahnya, nah klo tugas besar itu tugas berkala jadi harus melakukan asistensi (konsultasi ke dosen pengampu) yang dilakukan berkala sampai batas pengumpulan. Biasanya tugas besar anak arsitektur keluar saat pertengahan semester (sehabis UTS) dan dikumpulkan diakhir semester (pas UAS). Nah saat semua tugas keluar terutama tugas besar, yuk buruan pasang daftar prioritas tugas dan bersegera mengerjakannya. Pokoknya manfaatkan waktu kalian seefektif mungkin jangan sampai kalian kewalahan lah.




3.) Fade ketiga

    Tugas - tugas yang mulai berdatangan menimbulkan kejenuhan pada mahasiswa arsitek. Refreshing perlu tapi jangan sampai menambah permasalahan baru. Misalnya nih, bepergian ke luar kota/camping trus uncontrol dan akhirnya sakit. Nah klo sudah begitu, bukannya fresh malah mengurangi waktu kalian untuk mengerjakan tugas. Pahami diri kalian refreshing bisa dengan hal sederhana kok. Dengan tidur sejenak akan memulihkan kondisi kalian, main game atau jalan - jalan keluar mencari udara segar tapi setelah itu jangan lupa kembali untuk mengerjakan tugas yang sudah menanti. Tugas mahasiswa arsitek juga bisa kita manfaatkan. Kenapa begitu? Biasanya tugasnya anak arsitek juga membutuhkan survey lapangan, misalnya tugas tentang penataan museum nah saat melakukan survey lapangan ke museum kalian bisa memanfaatkannya untuk refreshing juga. Dan kalau tingkat kejenuhan sudah tinggi tinggalkan semua tugas keluar rumah atau kos dan tenangkan diri kalian, bangun semangat baru, sharing dengan kawan atau orang lain. Karena ketika kalian jenuh temanmu juga merasakan hal yang sama jadi kalian bisa saling menguatkan.


4.) Fase keempat

        Nah pada fase ini kalian harus pandai - pandai menjaga kesehatan. Penyakit yang umum diderita anak arsitek itu......maag, asam lambung, tifus,dan pusing. Kenapa demikian? jawabnya sih simple lupa/telat makan gara - gara nugas (ngerjain tugas) atau kurang tidur gara - gara nglembur tugas semalaman. Kalau kalian lomba begadang sama anak arsitek, dijamin kalian bakal kalah hahaha. Karena anak arsitek sudah terbiasa nglembur semalaman cuman gegara tugas yang dateline dan berjibun. Jadi mesikpun tugas itu penting tapi lebih penting lagi kesehatan kalian. Perbanyak makan sayuran dan buah, jangan lupa minum susu atau vitamin biar setamina kalian terjaga dan daya imun kalian tidak menurun.Semangat!!!!


5.) Fase kelima
   
        "Mata panda" nah hal tersebut identik dengan mahasiswa arsitek. Coba kalian liat wajah kalian saat awal masuk arsitek dan sekarang. Pasti berbeda jauh. Kantung mata yang menghitam sangat menonjol. Itu disebabkan karena jam tidur yang berkurang akibat nglembur tugas semalaman. Tapi walau begitu kita juga harus care sama diri kita, agar kantung mata ini tidak semakin menghitam.


6.) Fase keenam

          Pada fase ini akan membahas tentang penampilan anak arsitek yang katanya sih anak arsitek itu cantik - cantik, ganteng - ganteng, modis - modis. Apa betul? Yang kita lihat saat ini, arsitek - arsitek yang sukses berpenampilan sangat modis dan kece. Tapi mereka dulu melalui fase seperti kami. Berpakaian seadanya karena tak terlalu memikirkannya, kadang juga ada yang belum mandi selama berhari - hari gegara tugas yang dateline. Ya itu yang kita alami saat ini tapi usaha keras kami akan terbayar kelak. Didunia kerja nantinya seorang arsitek dituntut untuk berpenampilan rapi modis dan kece untuk menarik perhatian client. Jadi, dengan situasi tersebut akan mengubah kebiasaan saat menjadi mahasiswa. Tapi kadang sebagai mahasiswa kita juga harus menikmati masa muda, memanjakan diri dan mendandani diri sebaik mungkin. So, nikmati hidupmu jangan terlalu tegang dengan tugas - tugas yang ada.


7.) Fase ketujuh

        Arsitektur itu jurusan yang seru, karena banyak pendekatan ilmunya, jadi mahasiswanya pada unik-unik semua, ada berbagai macam karakter dan pola pemikiran. Pokoknya seru deh, karena kamu akan menemukan karakter teman yang jauh berbeda dari SMA.


8.) Fase kedelapan

        Buat teman-teman yang ingin masuk jurusan arsitektur tanamkan bahwa, arsitektur bukan soal kemewahan kehidupan yang akan teman-teman dapatkan ketika teman-teman sukses jadi seorang arsitek, yang mungkin teman-teman lihat di iklan aparteman yang biasa di televisi atau ingin menjadi arsitek karena hanya ingin membangun gedung-gedung mewah bertingkat tinggi yang justru menyumbang 40% pemanasan global. Jangan lupakan tentang humanity, bahwa masih banyak penduduk Indonesia yang belum mempunyai tempat tinggal yang layak, masih banyak rumah penduduk yang ada di bantaran kali, di kolong jembatan, atau bahkan tak punya tempat untuk berteduh sama sekali. Bahkan permasalahan lingkungan lainnya, seperti banjir di kawasan jakarta tiap tahunnya, air rob di Semarang yang menggenangi kawasan Semarang Utara, pemukiman pasca tsunami di aceh atau pasca gempa di Klaten dan berbagai permasalahan lainnya.

Mungkin teman-teman adalah solusinya, solusi dari permasalahan yang ada saat ini dalam dunia arsitektur, solusi untuk Membangun Indonesia.


Sepertinya ini fase terakhir, tapi sebenarnya masih banyak yang ingin saya bahas tentang dunia arsitektur. Lain kali ajah yaa.....

kita sambung lagi hehehe





         





Minggu, 14 Juni 2015

DENAH RUMAH TINGGAL STUPA 2





Selasa, 02 Juni 2015

Ma Sketch








Sketch 2 titik lenyap "GOR FIK UNNES"





Sketch 2 titik lenyap " Studio Arsitektur UNNES"





BEFORE

AFTER
(Sketch 2 titik lenyap " Marba _ Kota Lama)





Sketch 2 titik lenyap




teknik tinta tanpa rendering

teknik pensil

teknik tinta

(Sketch 1 lenyap "Koridor")




Penampang pohon





Sketch 2 titik lenyap "Gedung TIK UNNES"





2 titik lenyap "Gazebo UNNES"

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management